Tradisi Trah Adat Banokeling sudah tidak asing lagi dikenal oleh masyarakat Desa Pekuncen, namun tidak menutup kemungkinan di wilayah lain bahkan sampai di luar negeri sudah banyak masyarakat yang mengetahui dengan adanya kegiatan tradisi unggahan, karena di era modernisasi 4.0 sudah banyak masyarakat yang menyebarkan informasi melalui media sosial, sehingga sudah banyak wisatawan yang datang baik dari kalangan akademisi maupun non akademisi dengan memiliki jiwa penasaran yang tinggi, sehingga rasa penasaran tersebut menimbulkan rasa keingintahuan yang mendalam. Maka dengan adanya para wisatawan yang datang itu mengambil beberapa dokumentasi untuk disebarluaskan sehingga secara kasat mata setiap tahun itu selalu ada banyak wisatawan yang datang baik untuk melakukan penelitian atau belajar lebih dalam tentang budaya.
Tradisi Unggahan di Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas pada tahun 2025 tepatnya dilaksanakan pada hari Jumat, 21 Februari 2025. Tradisi tersebut tidak hanya dihadiri oleh masyarakat yang mengikuti tradisi seperti Desa Pekuncen, Desa Kalikudi, Desa Adipala, Desa Sumampir, Desa Kalikudi dan beberapa desa di wilayah Kabupaten Cilacap. Akan tetapi terdapat juga beberapa wisatawan yang berkunjung ke Makam Banokeling untuk menyaksikan kegiatan Tradisi Unggahan. Tradisi Unggahan bertujuan untuk melkasanakan ibadah atau ziarah makam dan untuk memperkuat tali silaturahmi antar masyarakat dluar daerah. Kegiatan Tradisi tersebut juga tentunya memiliki proses yang membutuhkan cukup lama karena beberapa hari sebelum pelaksanaan tentunya membutuhkan persiapan yang cukup lama. Salah satunya dapat dilihat pada gambar berikut yang merupakan hari ke dua yaitu masyarakat Desa Pekuncen khususnya untuk laki-laki yaitu memasak. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada siang hari dengan memasak hasil bumi seperti becek. Becek adalah makanan khas Desa Pekuncen yang dimasak pada saat tradisi Unggahan. Becek juga merupakan makanan yang terbuat dari santan didalamnya terdapat daging sapi, kambing dan ayam. Bukan hanya becek, terdapat juga makanan seperti jenang. Jenang adalah makanan yang terbuat dari beras ketan yang diolah, sehingga menjadi makanan jenang atau yang sering disebut dodol untuk Wilayah Jawa Barat.